Artikel

Cara Mengatasi Busuk Ujung Buah Cabai Merah Keriting Di Musim Kemarau, Cukupi Kalsium & Air! Buah Berbobot, Glowing, Dan Berkualitas

Cara Mengatasi Busuk Ujung Buah Cabai Merah Keriting Di Musim Kemarau, Cukupi Kalsium & Air! Buah Berbobot, Glowing, Dan Berkualitas


Karlina Indah / 07 Oct 2026

Memasuki musim kemarau, tanaman cabai tidak selalu terbebas dari masalah. Salah satu gangguan yang sering membuat petani khawatir adalah busuk ujung buah cabai. Buah yang awalnya terlihat sehat tiba-tiba mengalami perubahan warna pada bagian ujung. Lama-kelamaan, bagian tersebut menjadi kering, cekung, bahkan dapat berkembang menjadi busuk. Jika tidak segera ditangani, kualitas buah menurun dan hasil panen ikut berkurang. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kekurangan kalsium (Ca). Namun, pada musim kemarau, masalahnya juga berkaitan erat dengan kondisi air dan kemampuan tanaman dalam menyerap serta mendistribusikan unsur hara. Lalu, apa sebenarnya penyebab busuk ujung buah cabai? Apa ciri tanaman yang mengalami kekurangan kalsium? Dan bagaimana cara mencegahnya? Penjelasan lengkapnya dibawah ini:

Apa Itu Busuk Ujung Buah Cabai?

Busuk ujung buah atau blossom end rot merupakan kondisi ketika bagian ujung buah mengalami kerusakan jaringan. Pada beberapa kondisi di lapangan, petani juga dapat menemukan buah yang mengalami warna luruh atau perubahan warna pada permukaan buah sebelum akhirnya kualitas buah menurun. Berikut penjelasan lengkap ciri ciri buah cabai merah keriting mengalami busuk ujung buah:

1. Warna buah mulai meluruh dari ujung. Warna buah yang seharusnya hijau segar mulai memudar atau meluruh, terutama dari bagian ujung buah. Warna terlihat tidak merata dibandingkan buah yang sehat.

2. Ujung buah berubah kuning hingga kecokelatan. Bagian ujung buah mulai menguning, kemudian dapat berubah menjadi kuning kecokelatan. Jika kondisi semakin parah, warnanya dapat berubah menjadi cokelat hingga kehitaman.

3. Warna kuning dapat meluas ke arah tangkai buah. Perubahan warna tidak berhenti di ujung. Pada kondisi yang semakin berat, bagian buah yang mengalami perubahan warna dapat meluas ke arah tangkai buah dan berujung buah rontok.

4. Ujung buah menjadi cekung dan mongering. Bagian yang berubah warna kemudian mulai cekung, kering, dan mengeras. Jaringan buah yang rusak tidak lagi terlihat segar seperti bagian buah yang sehat.

5. Buah berkembang tidak sempurna dan mudah rusak. Buah dapat tumbuh kurang optimal, bentuknya tidak sempurna, dan bagian yang rusak semakin meluas sehingga buah akhirnya tidak layak dipanen.

Cara Mencegah Busuk Ujung Buah Cabai

Untuk mengurangi risiko busuk ujung buah, petani dapat melakukan beberapa langkah berikut.

1. Jaga Kelembapan Tanah. Pada musim kemarau, jangan biarkan tanaman mengalami kekeringan terlalu lama. Pengairan perlu dilakukan secara teratur sesuai kondisi lahan dan kebutuhan tanaman. Tujuannya bukan membuat tanah selalu basah, tetapi menjaga agar ketersediaan air tetap stabil. Saat tanah cukup lembap, akar dapat menyerap air dan unsur hara dengan lebih baik. Sebaliknya, ketika tanah terlalu kering, penyerapan air terganggu. Akibatnya, distribusi kalsium ke bagian tanaman yang sedang aktif tumbuh, termasuk buah, juga dapat terganggu. Jadi, tanaman tidak selalu benar-benar kekurangan kalsium di dalam tanah. Bisa saja kalsium tersedia, tetapi tidak sampai secara optimal ke bagian buah. Inilah mengapa pengelolaan air menjadi sangat penting saat musim kemarau.

2. Pastikan Akar dalam Kondisi Sehat. Akar merupakan bagian utama yang menyerap air dan unsur hara. Karena itu, kondisi akar harus dijaga. Hindari tanah yang terlalu padat, terlalu kering, atau mengalami genangan. Kondisi lingkungan perakaran yang baik akan membantu tanaman menyerap air dan nutrisi dengan lebih optimal.

3. Penuhi Kebutuhan Kalsium Tanaman. Busuk ujung buah dapat terjadi ketika kebutuhan kalsium pada jaringan buah tidak terpenuhi secara optimal, terutama ketika tanaman sedang aktif membentuk dan membesarkan buah. Kalsium berperan penting dalam pembentukan dan penguatan dinding sel tanaman. Dinding sel dapat diibaratkan sebagai bagian yang membantu menjaga kekuatan dan kestabilan jaringan tanaman. Ketika kebutuhan kalsium terpenuhi, jaringan tanaman dapat berkembang dengan lebih kuat. Pemberian kalsium sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Salah satu merk dagang kalsium yang wajib Sobat Mitra Bertani coba yaitu CALBOVIT, anjuran aplikasi untuk tanaman cabai merah keriting yaitu minimal 2 minggu sekali

4. Gunakan Mulsa untuk Membantu Menjaga Air Tanah. Pada musim kemarau, penggunaan mulsa dapat membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah. Dengan kelembapan tanah yang lebih terjaga, perubahan kondisi air di sekitar perakaran dapat dikurangi.

5. Aplikasi mineral pelindung tanaman. Pada tanaman dengan kulit buah tipis, seperti CMK, paparan sinar matahari berlebih dapat meningkatkan suhu permukaan buah dan memicu kerusakan jaringan hingga muncul gejala busuk ujung buah. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah aplikasi mineral pelindung tanaman, seperti Kover WP. Mineral yang membentuk lapisan pelindung pada permukaan buah membantu mengurangi paparan langsung radiasi matahari serta menekan peningkatan suhu permukaan buah. Aplikasi dilakukan secara rutin, terutama saat intensitas matahari tinggi dan buah mulai berkembang.

Jangan menunggu buah cabai mulai rusak baru memperhatikan kebutuhan nutrisinya. Kalsium dan air adalah dua hal penting yang tidak bisa dipisahkan dalam menjaga perkembangan buah, terutama saat musim kemarau. Kalsium membantu membentuk dan memperkuat jaringan buah, sementara air membantu proses penyerapan dan distribusi kalsium ke bagian tanaman yang membutuhkan. Namun, untuk mendapatkan buah yang tidak hanya sehat, tetapi juga berbobot dan berkualitas, tanaman tetap membutuhkan kalium. Kalium berperan penting dalam mendukung pembentukan, pengisian, dan kualitas buah. Karena itu, pemenuhan nutrisi sebaiknya dilakukan secara seimbang, termasuk melalui aplikasi kalium secara rutin seperti KALINET sesuai kebutuhan tanaman. Jadi, jangan hanya fokus mengatasi busuk ujung buah. Jaga airnya, cukupi kalsiumnya, dan jangan lupakan kaliumnya. Ketiganya menjadi bagian penting untuk membantu tanaman menghasilkan buah cabai yang sehat, padat, berbobot, dan berkualitas hingga panen.


Rekomendasi Produk :
KOVER WP
KALINET
CALBOVIT