Pupuk & Pembenah Tanah

...

KALINET

 

Kombinasi sinergis unsur kalium dan boron konsentrasi tinggi dalam bentuk kationik dan instan. Mudah diserap dan dimanfaatkan tanaman untuk mengoptimalkan pembentukan buah, bulir, biji, polong, dan umbi, meningkatkan rendemen, kualitas dan daya simpan hasil panen. KALINET dianjurkan penggunaannya terutama pada saat tanaman mencapai fase generatif / produktif dimana dalam tubuh tanaman terjadi biosintesis karbohidrat dalam jumlah besar untuk pembentukan buah / umbi / biji / polong.


MANFAAT :

  • Meningkatkan bobot, kualitas, ukuran, rendemen serta daya simpan hasil panen.
  • Meningkatkan transportasi dan penimbunan karbohidrat pada organ-organ generatif (buah, umbi, biji, bulir, polong).
  • Meningkatkan bobot, kualitas, ukuran, rendemen serta daya simpan hasil panen.
  • Memperkuat jaringan kayu pada batang dan percabangan, serta mencegah rebah batang pada tanaman padi.
  • Mempertahankan kondisi daun tua agar tetap berfotosintesis.
  • Mencegah kemacetan pertumbuhan pada titik-titik tumbuh seperti tunas, ujung akar, dan anakan.
  • Membatasi pertumbuhan vegetatif yang berlebihan.


KEUNGGULAN :

  • Diformulasi dari bahan-bahan teknikal dengan kadar kemurnian tinggi.
  • Tidak bersifat asam sehingga tidak menyuburkan perkembangan jamur patogen.
  • Tidak mengandung sodium (Na) dan klorida (Cl). (info lanjut)
  • Rendah kristal, tidak menimbulkan residu kristal berlebih pada permukaan daun. (info lanjut)


KOMPOSISI :

  • K2O           = 13,80 %
  • P2O5          = 12,33 %
  • B3O3         =  16.200 ppm
  • Mn-EDTA  = 205 ppm


SPESIFIKASI :

  • Fisik cairan larut air berwarna merah.
  • pH larutan 7,5
  • Kemasan botol plastik PET.
  • Kemasan tersedia 500 ml dan 250 ml.


APLIKASI :

Untuk aplikasi rutin :

  • disiramkan / dikocor bersama pupuk NPK dengan konsentrasi 2 ml/liter air.

Saat pembentukan calon buah / umbi / bulir / polong :

  • disiramkan / dikocor dengan konsentrasi 4 ml/liter air, interval 5 hari.
  • disemprotkan pada seluruh bagian tanaman dengan konsentrasi 2 ml/liter air, interval 5 hari.

Untuk tanaman yang dipanen berulang kali (cabai, tomat, dll) :

  • disemprotkan pada seluruh bagian tanaman dengan konsentrasi 1 – 2 ml/liter air setiap 3 – 4 kali pemetikan.

Untuk mengatasi pertumbuhan vegetatif yang berlebihan pada tanaman dewasa :

  • disemprotkan pada seluruh bagian tanaman dengan konsentrasi 2 ml/liter air.

LEGALITAS :

  • SK Kementan : 752.OL/Kpts/SR.320/B/11/2018
  • No. Pendaftaran : 01.02.2018.355 
  • Merek terdaftar : IDM000641722