LS-23

...

LS-23

Dekomposer berbasis konsorsium mikroorganisme yang terdiri dari Azotobacter, Lactobacillus, Pseudomonas, Rhizobium, Actinomyces, Saccharomyces, dan Trichoderma. Bekerja secara sinergis untuk mempercepat penguraian bahan organik, membantu pembentukan bahan organik yang lebih stabil, serta meningkatkan aktivitas biologis tanah.

MANFAAT:

  • Mempercepat proses dekomposisi jerami, sisa tanaman, pupuk kandang, dan bahan organik lainnya.
  • Membantu menguraikan bahan organik kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana.
  • Mengurangi penumpukan residu organik dan membantu menekan timbulnya bau selama proses pengomposan.
  • Meningkatkan aktivitas dan keragaman mikroorganisme menguntungkan di dalam tanah.
  • Membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara dari bahan organik.
  • Mendukung pembentukan kompos yang lebih matang dan berkualitas.

 

CARA PENGGUNAAN:

  1. Pengomposan: Larutkan produk sesuai dosis yang dianjurkan ke dalam air, kemudian semprotkan atau siramkan secara merata pada bahan organik. Balik/aduk bahan secara berkala agar aerasi dan kelembapan tetap optimal.
  2. Penguraian residu tanaman: Aplikasikan pada jerami atau sisa tanaman setelah panen, kemudian campurkan dengan tanah atau biarkan terdekomposisi secara alami.
  3. Tanah: Dapat diaplikasikan bersama bahan organik atau pupuk kompos untuk membantu meningkatkan aktivitas mikrobiologis tanah.

 

KEUNGGULAN:

  • Konsorsium 7 mikroorganisme dengan fungsi yang saling melengkapi.
  • Menggabungkan mikroorganisme dekomposer, penghasil metabolit, dan pendukung siklus hara.
  • Membantu mempercepat pemanfaatan kembali limbah dan residu organik menjadi sumber bahan organik.
  • Mendukung pertanian berkelanjutan melalui optimalisasi proses biologis tanah.
  • Dapat digunakan untuk berbagai bahan organik dan sistem budidaya.

 

LEGALITAS:

  • Nomor pendaftaran Kementan RI : 03.02.2026.114
  • Nomor pendagtaran HAKI : DID2025116175