Konsultasi

Kata Kunci

Topik

  • Tanya :

    Apakah Pupuk KNO3 putih bisa dicampur dg Sulfur Carbendazim dlm satu aplikasi dg tangki semprot? Tks.

    Djoko S - Jepara Jateng

    Jawab :

    SObat Djoko S,

    Kami akan jawab pertanyaan secara teknis begini : KNO3 adalah pupuk kristal yang mempunyai sifat HIGROSKOPIS. Jika tidak terserap semuanya ke dalam daun (karena cairan mengering sebelum masuk seluruhnya ke dalam sel daun), akan menyisakan kristal pada permukaan daun, yang bisa menimbulkan resiko keasaman pada permukaan daun yang akan dimanfaatkan fungi patogen, atau lapisan kristal bisa saja menyerap cairan sel (protoplasma) sehingga menimbulkan efek plasmolisis (bahasa awam : kebakar / gosong). 
    Mengenai keasaman permukaan daun, hal inilah yang tanpa kita sadari memupuk spora fungi sehingga aplikasi fungisida hasilnya tidak seperti harapan.

    Widodo

  • Tanya :

    Tanya pak, apakah Kalinet bisa di mix dengan pestisida/insektisida dan pupuk2 lainnya misalnya MKP, kalsium, KNO3 dll pak? Terima kasih.

    I Wayan Purna Astawa - Bangli

    Jawab :

    Sobat I Wayan Purna Astawa,
    Sebenarnya pupuk daun apapun (termasuk Kalinet maupun yang lain), bisa dicampurkan dengan pestisida "KECUALI" yang berformulasi larut air (SC, SP, SL, WSC), karena sesama larutan bisa saja terjadi reaksi kimia yang mengubah struktur kimiawi masing-masing.  Anda bisa lakukan pencampuran  dengan pestisida yang berbentuk tidak larut air seperti WP dan EC. 
    Demikian pula untuk pupuk kristal larut air seperti MKP, kalsium larut air (CAN), KNO3 sebaiknya tidak dilakukan karena akan membuat sel-sel tanaman terlalu kenyang. Pupuk kristal tersebut bersifat higroskopik bagi daun, sebaiknya hanya untuk pengocoran.
    Demikian semoga bisa membantu

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Untuk Cal-HA, 1. aplikasi berapa kali selama masa tanam (untuk tanaman semusim), utk tanaman tahunan brp kali setahun dan dosis berapa, dan interval waktu berapa lama. 2. Apabisa Cal - Ha langsung di tabur di permukaan tanah. dosis berapa kg/ha. 3. Harga per kg berapa

    Muhammad Azhari Agusmara - Bogor

    Jawab :

    Salam sobat Muhammad Azhari Agusmara,

    1. Untuk tanaman semusim maupun menahun, aplikasi CAL-HA disarankan dimulai saat persiapan pembentukan serabut akar bisa dengan cara penyiraman pada lubang2 tanam sebelum bbit di tanam denga dosis 2 - 5 gr / L air. Sedangkan nuntuk aplikasi semprot dengan tujuan memperkuat jatringan tanaman dilakukan pada saat tanaman "mulai membentuk cabang" dengan dosis 2 gr/L air, lakukan 2 kali selang 1 minggu. 
    Aplikasi selanjutnya, kondisional. Dilakukan apabila sering terjadi hujan terutama hujan malam hari, aplikasi dilakukan esok harinya.
    Aplikasi rutin selanjutnya adalah saat tanaman membentuk calon buah setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gr/L air

    2. Aplikasi penaburan langsung pada tanah tidak kami anjurkan karena boros, namun sebaiknya dilakukan dengan penyiraman 5 gr/L air disiramkan 200 - 250 ml per tanaman.

    3. Untuk harga bisa di cek di : moroseneng

    Demikian, semoga bisa membantu

    Widodo

  • Tanya :

    Assalamualaikum. Mohon ijin bertanya, apakah Kalinet bisa juga dipakai untuk pupuk pohon anggur, bagaimana aplikasinya (apakah disemprot atau kocor) dan berapa dosisnya. Terima kasih. Wassalamualaikum

    Haryo - Sleman Jogja

    Jawab :

    Waalaikum salam sobat Haryo,
    Kalinet bisa dipakai untuk tanaman apapun yang menghasilkan buah, termasuk anggur. Untuk aplikasinya dengan cara disemprot pada daun dengan dosis untuk tanaman muda yang belum berbuah 1 ml/liter air, dan untuk tanaman menjelang berbuah / sudah usia berbuah 2 ml per liter air setiap 1 minggu sekali. Aplikasi ini bisa memacu terbentuknya buah, meningkatkan keseragaman buah, dan meningkatkan kualitas buah.
    Demikian, semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Assalamualaikum wr wb. Perkenalkan saya Saring, petani sayuran pemula dari Lampung Timur. Disini saya akan mengajukan pertanyaan :

    1. Mengapa buah tomat yang saya tanam setiap kali buah akan masak seringkali mengalami pecah buah dan busuk dari dalam. Nb: sudah disemprot fungisida juga

    2. Bagaimana mengatasi keriting pada tanaman cabai serta busuk buah (porong)? Boleh disertakan sekalian produk produk rekomendasi ya pak/bu. Terimakasih sebelumnya.

    Wassalamualaikum wr wb.

    Saring - Lampung timur

    Jawab :

    Waalaikum salam wr, wb, Sdr. Saring
    Berikut jawaban atas pertanyaannya:

    1. Buah tomat yang pecah bukan disebabkan oleh hama / penyakit melainkan faktor fisiologis. Kadar air dalam buah terlalu tinggi. Untuk mengatasinya coba kurangi pupuk yang mengandung nitrogen tinggi terutama KNO3, aplikasikan pupuk daun khusus fase berbuah (KALINET), dan CAL-HA yang mengandung kalsium, humic acid dan unsur-unsur mikro. Penggunaan boleh dicampur keduanya. Aplikasi buah baru terbentuk dan masih kecil-kecil.
    2. Untuk keriting daun berikut link yang bisa dibaca dari pengalaman petani:
    Pengendalian Keriting Daun dan Virus Kuning Cabai dan Minimalkan Dampak Serangan Virus pada Tanaman Cabai
    Sedangkan busuk buah juga bisa diatasi dengan Cal-Ha
    Demikian, semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Assalamualaikum. Maaf banyak tanya, terima kasih telah fast respon. Menyambung pertanyaa yg lalu 1. kalinet dan cal ha berapa dosisnya untuk sprayer volume 16 liter 2. Dalam aplikasinya Apakah boleh Kalinet+Cal Ha dicampur dg insectisida atau fungisida Terima kasih. Wassalamualaikum

    Haryo - Sleman Yogyakarta

    Jawab :

    Waalaikum salam Mas Haryo. Berikut jawaban atas pertanyaan di atas:
    1. Untuk Kalinet diaplikasikan dengan dosis 2 ml/liter air (32 - 40 ml per tangki 16 liter. Sedangkan untuk Cal Ha 2 - 4 gram per liter air (32 - 65 gram per liter air) tergantung kondisi ya. Jika tanaman bermasalah gunakan dosis tertinggi yaitu 4 gram per liter air. 

    2. Aplikasi Kalinet, dan CalHa bisa saja dikombinasikan dengan pestisida baik kontak maupun sistemik, namun sebaiknya dengan jenis pestisida SELAIN formula SP (tepung larut air), SL (cairan larut air), AS (larutan dalam air), karena sesama formula larut air sangat mungkin terjadi reaksi kimia yang merubah susunan kimiawi keduanya. Anda bisa menggunakan yang berformula EC (emulsi), WP (tepung tak larut air), WDG (granul terdispersi). Demikian semoga bisa membantu.  

    Admin

  • Tanya :

    Asalamulaikum. Apakah pengaplikasian Kalinet + Cal Ha boleh di campur dengan fungisida sistemik atau yg kontak? Terimakasih.

    Cholis - Magelang

    Jawab :

    Waalaikum salam Mas Cholis di Magelang.

    Aplikasi Kalinet, dan CalHa bisa saja dikombinasikan dengan pestisida baik kontak maupun sistemik, namun sebaiknya dengan jenis pestisida SELAIN formula SP (tepung larut air), SL (cairan larut air), AS (larutan dalam air), karena sesama formula larut air sangat mungkin terjadi reaksi kimia yang merubah susunan kimiawi keduanya. Anda bisa menggunakan yang berformula EC (emulsi), WP (tepung tak larut air), WDG (granul terdispersi). Demikian semoga bisa membantu.  

    Widodo

  • Tanya :

    Aslamialikum warahmatullahi Saya ijin bertanya apakah Kalinet dan Morden Fol dicampurkan efektif?

    Sadan - Purworejo

    Jawab :

    Waalaikum salam sobat Sadan di Purworejo.
    Untuk Kalinet dan Morden-Fol sebenarnya bisa dicampurkan dalam sekali aplikasi, namun keduanya harus sama-sama diencerkan dengan air terlebih dahulu, tidak dicampur dalam konsentrasi pekat. Meski demikian demi efisiensi dan penghematan, keduanya diaplikasikan secara terpisah berdasarkan fase tanaman. Morden Fol digunakan menjelang berbunga, dan Kalinet digunakan menjelang berbuah. Sel-sel tanaman seperti halnya perut kita, jika terlalu banyak diberi makan daya tampung sel-sel tanaman tidak akan muat. Sama halnya perut kita diberi makan 2 piring, sedangan muatnya hanya 1 piring, maka tidak akan habis semuanya. 
    Untuk aplikasi sebaiknya masing-masing dikombinasikan dengan pestisida atau bahan pelapis permukaan seperti Kover. Semoga jawaban ini bisa membantu.

    Admin

  • Tanya :

    Untuk meningkatkan kualitas buah pada fase generatip selain dengan pemberian Kalinet, apakah perlu pemberian pupuk/nutrisi yang lain ?

    Haryo - Sleman Yogyakarta

    Jawab :

    Untuk meningkatkan kualitas buah, cukup dengan Kalinet, CalHa, dan sebaiknya pupuk makro (lewat akar) juga dicukupi terutama Kalium. DIsarankan untuk cabai versi kami menggunakan ZK dikombinasi dengan KNO3 dengan perbandingan 4 : 1. Aplikasi boleh ditaju boleh dikocorkan. Untuk penggunaan ZPT sebaiknya tidak terlalu sering karena dikhawatirkan ZPT menggenjot pemuahan di awal-awal namun memperpendek masa petik.

    Widodo

  • Tanya :

    Assalamualaikum. Cabai saya sudah mulai berbuah dan sudah 4 kali pemetikan (berumur 3 bulan). Saya bermaksud akan menggunakan Kalinet, mohon sarannya untuk pengaplikasian yg tepat bisakah Kalinet di mix dg Cal Ha. Apa fungsi dan manfaat Cal Ha pada tanaman cabai? Terima kasih. Wassalamualaikum

    Haryo - Sleman Yogyakarta

    Jawab :

    Waalaikum salam sobat Haryo,

    Untuk cabai yang suda masa berbuah memang sangat dianjurkan penggunaan Kalinet. Tanaman yang berada pada fase generatif membutuhkan energi yang sangat besar untuk pembentukan buah. Energi tersebut bersumber dari sinar matahari dan unsur hara fosfat (P). Hasil metabolisme dari daun tersebut diangkut secara besar-besaran ke dalam jaringan buah, ion-ion pengangkut itu diperankan oleh Kalium (K) dibantu oleh boron (B). Sedangkan Cal Ha juga ada beberapa manfaat pada fase berbuah diantaranya : menebalkan dinding sel buah sehingga buah menjadi tebal dan tahan simpan, serta menetralisir keasaman permukaan kulit buah terutama di musim hujan sehingga mencegah serangan pathek, Untuk penggunaannya bisa dicampurkan karena Kalinet dan Cal-Ha mempunyai sifat pH yang sama. Semoga jawaban ini dapat membantu.

     

    Widodo

AJUKAN PERTANYAAN

*Note : WA dan Email tidak akan dipublikasikan