Artikel

Kiat Menanam Semangka ala Pak Joko di Lahan Pantai Berpasir

Kiat Menanam Semangka ala Pak Joko di Lahan Pantai Berpasir


Farid Budi / Selasa,18 Februari 2020

Buah semangka merupakan salah satu buah yang sangat populer di tengah masyarakat Indonesia. Tekstur buahnya yang berair, dan rasanya manis mampu menyegarkan dahaga di tengah terik matahari. Bahkan banyak penelitian buah semangka berkhasiat mampu menurunkan tekanan darah yang tinggi, sebagaimana timun dan melon. Oleh karenanya dimanapun hampir di setiap kedai buah selalu tersedia buah semangka tanpa kenal musim.

Pada artikel kali ini kita akan berbagi informasi pertanian di wilayah pesisir pantai kabupaten Kulonprogo, DIY. Area pertanian di wilayah ini tak jauh dari tepi laut, yang terdekat dengan bibir pantai kurang lebih 200 m, dan terjauh 1 km. Sehingga tekstur dan fisiknya adalah pasir. Lahan pasir memiliki karakteristik yang berbeda dengan lahan-lahan tanah pada umumnya. Kekurangan tanah berpasir diantaranya mudah kering jika terpapar terik matahari, tidak mampu mengikat air, sehingga pengairan bagi tanaman harus lebih kontinyu. Sedangkan kelebihannya, tekstur berpasir ini bersifat poros, memudahkan perakaran berkembang, serta tidak megikat ion-ion pupuk sehingga mudah diserap tanaman. Istimewanya lagi di area ini meski tak jauh dari bibir pantai, air yang terkandung di tanah tetap tawar dan bening. Sehingga sangat memungkinkan untuk budidaya tanaman pertanian semusim.

Salah satu pelaku pertanian yang membudidayakan tanaman semangka adalah Pak Joko dari dusun Pancas, Karangwuni, Kulonprogo. Menurut beliau, menjadi petani di lahan pesisir cukup besar tantangan dan resikonya. Selain kendala budidaya yang jika kurang pas hasil panennya tidak memuaskan, juga kendala jatuhnya harga di saat panen. Ketelatenan, keuletan dan keberanian harusnya menjadi syarat utama menjadi petani di pesisir, sebagaimana yang dimiliki Pak Joko selama bertahun menjadi pelaku pertanian di area pesisir.

Pak Joko menanam semangka seluas 1500 m2, dengan populasi kurang lebih 1.100 batang. Jenisnya semangka merah berbiji keluaran produsen yang cukup terkenal. Benih yang bermutu jika dikombinasi perawatan / perlakuan yang maksimal dan sarana pertanian yang berkualitas serta cuaca yang mendukung akan menghasilkan panen yang optimal.

Pengolahan Tanah & Pemupukan Dasar

Semua tanaman bermula dari proses awal yaitu pra tanam atau pengolahan lahan. Tanah berpasir tidak perlu dibajak, cukup dicangkul dan dicacah agar teksturnya tidak memadat. Bedengan dibuat tidak terlalu tinggi karena lahan berpasir cepat menyerap air sehingga tidak diperlukan drainase. Adakalanya di musim kemarau tak diperlukan bedengan, lajur penanaman hanya ditutup mulsa begitu saja. Pupuk kandang sangat diperlukan karena lahan pasir miskin bahan-bahan organik yang berguna sebagai pembenah tanah dan bagi perkembangbiakan mikroba tanah yang menguntukngkan perakaran.

Pupuk dasar yang diberikan berupa NPK 15-15-15 bermerek Phonska, karena Phonska tidak cepat larut dalam air sehingga dapat diserap tanaman sesuai kebutuhan.  Aplikasi NPK tersebut dengan cara ditabur bersamaan pupuk kandang di permukaan bedengan yang telah dibasahi siraman air terlebih dulu. Langkah selanjutnya adalah penutupan mulsa.  

Perawatan Tanaman Fase Vegetatif

Selanjutnya menginjak ke proses perawatan. Pada tahap ini pemberian nutrisi hara atau pupuk sangat vital. Suplai unsur hara sangat disarankan selain melalui akar, juga melalui penyemprotan pada daun.

Pemberian unsur hara pada perakaran dilakukan dengan cara pengocoran ke perakaran. Alternatif kedua dengan cara ditaburkan sekitar batang atau bisa juga di bawah tepian lubang mulsa, setelahnya langsung disiram dengan air. Adapun yang dilaukan oleh Pak Joko dengan cara mengocorkan NPK yang telah dilarutkan bersama asam humat IMPRESOL. Asam humat adalah intisari pupuk organik yang sangat mendukung kemampuan tanaman dalam penyerapan unsur hara sekaligus mengurangi keasaman media di sekitar perakaran.

Untuk pemberian nutrisi melalui daun harus dipilih pupuk daun yang bersifat instan, artinya cepat diserap dan dimanfaatkan tanaman. Jika pupuk daun yang diberikan tidak mampu terserap instan, dikhawatirkan cuaca panas akan keburu mengeringkan larutan pupuk sehingga unsur hara tidak terserap sempurna dan menjadi residu di daun. Residu itulah yang menimbulkan keasaman pada permukaan daun, dan beresiko dimanfaatkan oleh jamur patogen. Oleh karenanya Pak Joko memilih menggunakan MORDEN-FOL pada fase vegetatif. Dengan kandungan P, Mg, dan senyawa fenol tanaman akan mendapatkan suplai hara sekaligus energi (dari senyawa fosfat yang terkandung) dengan segera. Perlu diketahui bahwa sumber energi tanaman adalah sinar matahari yang ditunjang oleh zat Adenosin Tri-Phosphate (ADP), dan unsur penting pembentuk zat ATP itulah fosfat. Jika energi tanaman terpenuhi maka dengan sendirinya akan mampu bertahan dalam cuaca yang kurang menguntungkan.

Energi ATP juga sangat diperlukan saat pembentukan bunga dan buah (fase generatif), dimana pada fase tersebut tanaman sedang mengerahkan sebagian besar energinya untuk membentuk karbohidrat. Jika energi tanaman berkurang atau pas-pasan, maka tanaman tak mampu memproduksi senyawa pertahanan terhadap cuaca maupun serangan hama penyakit. Itulah sebabnya kenaa hama dan penyakit mulai tampak merusak tanaman ketika fase-fase pembentukan bunga dan buah.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Jenis tanaman bersulur seperti semangka, melon dan mentimun termasuk rawan oleh serangan virus. Virus ini dibawa oleh hama serangga penghisap cairan tanaman sambil memasukkan virus dari air liurnya. Karena yang diserang adalah bagian terlunak dari tanaman maka biasanya gejala tampak pada bagian tanaman termuda yaitu pucuk. Di sinilah perlunya pengendalian hama vektor / perantara virus. Untuk itu Pak Joko mengandalkan insektisida berbahan aktif amitraz yang juga berdayaguna sebagai akarisida. Sedangkan untuk mengantisipasi serangan jamur menggunakan pelapis /  penetralisir permukaan tanaman yaitu PLESTER yang dikombinasi dengan fungisida berbahan aktif mancozeb.

Kembali ke soal virus, virus bukanlah benda hidup melainkan suatu partikel yang mempunyai DNA seperti mahluk hidup. Virus berkembang dengan cara mereplikasi diri menjadi banyak sehingga mengganggu sel-sel inangnya. Karena bukan benda hidup, virus tidak bisa dimatikan melainkan diinaktifkan dan partikelnya diurai oleh zat-zat yang diproduksi oleh tanaman sendiri. Namun jika kondisi tanaman tidak sehat dan kurang energi, maka senyawa petahanan tidak akan terbentuk. Sel yang telah terserang virus tidak dapat pulih kembali, namun jika tanaman disehatkan mereka dapat membentuk sel-sel baru yang lebih sehat. Untuk memulihkan kondisi tanaman diperlukan unsur-unsur mikro yang terdiri dari Fe, Mn, Cu, B, Zn dan Mo. Untuk mensuplai unsur-unsur tersebut Pak Joko menggunakan VITARON SL. Produk ini dilengkapi chellate yang membungkus ion-ion logam tersebut dan memudahkan pemanfaatannya oleh tanaman tanpa terjadi saling reaksi merusak antara unsur satu dengan yang lain.

Perawatan Tanaman Fase Generatif

Pada fase pembuahan unsur yang dibutuhkan terutama adalah kalium. Kali ini Pak Joko menambahkan pupuk ZK yang dicampurkan ke NPK dan dilarutkan seperti biasanya. Untuk pupuk daun Pak Joko mengganti MORDEN-FOL ke KALINET yang mengandung unsur Kalium, Fosfat dan Boron.  Efek penggunaan KALINET tampak pada bentuk dan ukuran buah yang besar berbobot, seragam dan rasanya yang manis. Dosis penggunaan KALINET dosis 2 ml per liter air, diaplikasikan setiap 1 minggu sekali, efeknya membuat Pak Joko benar-benar puas.

Hasil Panen

Ketika panen tiba, Pak Joko enggan menyebutkan berapa nominal hasil penjualan tebasan yang diterimanya dari 1.100 batang tanaman semangka pada lahan 1.500 m2. Beliau hanya mengatakan, jika dibandingkan dengan petani lain dengan ukuran lahan dan populasi yang sama dan varitas benih yang sama, beliau lebih unggul dengan selisih pendapatan Rp. 3 juta. Itupun sudah lumayan bagi Pak Joko dan patut disyukuri karena harga hasil panen semangka saat itu tidak terlalu tinggi.

Kepada Pak Joko, terimakasih atas kesetiaannya menggunakan produk-produk MMT dan kesediaannya untuk berbagi kisah.

 


Rekomendasi Produk :
KALINET
VITARON
MORDENFOL
IMPRESOL