A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined variable $description

Filename: layouts/head.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/u7695421/public_html/application/views/layouts/head.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/u7695421/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 121
Function: view

File: /home/u7695421/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

" />

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined variable $description

Filename: layouts/head.php

Line Number: 38

Backtrace:

File: /home/u7695421/public_html/application/views/layouts/head.php
Line: 38
Function: _error_handler

File: /home/u7695421/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 121
Function: view

File: /home/u7695421/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

" />

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined variable $image

Filename: layouts/head.php

Line Number: 41

Backtrace:

File: /home/u7695421/public_html/application/views/layouts/head.php
Line: 41
Function: _error_handler

File: /home/u7695421/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 121
Function: view

File: /home/u7695421/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

" />

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Undefined variable $image

Filename: layouts/head.php

Line Number: 42

Backtrace:

File: /home/u7695421/public_html/application/views/layouts/head.php
Line: 42
Function: _error_handler

File: /home/u7695421/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 121
Function: view

File: /home/u7695421/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

" /> Budidaya Cabai: Rekomendasi Varietas Cabai di Musim Kemarau.

Budidaya Cabai: Rekomendasi Varietas Cabai di Musim Kemarau.


Karlina Indah / Sabtu,29 Maret 2025

Musim kemarau membawa tantangan tersendiri bagi para petani, terutama dalam hal ketersediaan air dan suhu yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pemilihan benih yang tepat sangat penting agar tanaman tetap tumbuh optimal meskipun dalam kondisi lingkungan yang lebih kering. Apakah varietas benih yang digunakan bisa sama dengan musim penghujan? Perbedaan tantangan antara musim kemarau dan musim penghujan membuat pemilihan varietas benih harus disesuaikan agar hasil panen tetap maksimal. Dengan pertimbangan tantangan tersebut bisa menentukan benih yang sesuai, walaupun memang biaya untuk membeli benih ini hanya sekitar 5% dari seluruh biaya, tapi apabila salah di awal akan fatal berakibat terhadap pembengkakan biaya perawatan. Di musim penghujan yang di hadapi petani yaitu serangan jamur dan bakteri. Hal ini dikarenakan di musim penghujan kelembaban tinggi dan pH cenderung rendah yang menyebabkan kedua patogen tersebut lebih masif menyerang di banding di musim kemarau. Sehingga direkomendasikan benih yang tahan penyakit. Dimana Sobat Mitra Bertani bisa mengetahui apakah varietas tersebut tahan atau tidak terhadap penyakit? penjelasan karakteristik varietas bisa di lihat di kemasan ya Sobat Mitra Bertani, jadi jangan hanya terpengaruh iklan tapi juga harus jeli membaca setiap poin yang sudah di tulis di kemasan. Sedangkan di musim kemarau tantangan utamanya yaitu hama mulai dari kutu daun, thrips, kutu kebul atau pun tungau yang menyebabkan keriting daun dan menyebarkan virus. Sehingga di musim kemarau di rekomendasikan benih atau varietas yang tahan virus ataupun toleran virus. Selain benih tahan virus, bisa juga mencari benih yang tahan terhadap cekaman kekeringan.

Menanam cabai di peralihan musim seperti ini apakah harus menggunakan benih tahan virus? Jawabannya disesuaikan dengan kondisi lahannya ya Sobat Mitra Bertani. Apabila memang lahannya sudah endemik virus diwajibkan menggunakan benih yang sudah tahan virus. Walaupun memang di balik keunggulannya, benih tahan virus ini berdasar keluhan dari para petani memiliki beberapa kekurangan, seperti: daya tahan tanaman yang rendah terhadap layu, busuk batang dan bercak daun. Selain itu, kulit buah juga kurang tebal yang berpengaruh terhadap daya simpan. Namun fakta dilapangan menunjukan bahwa kelemahan tersebut masih bisa di atasi dengan perawatan yang cepat dan tepat.

Terdapat dua tipe benih tahan virus, yaitu tipe tegak dan tipe merunduk. Di musim kemarau seperti ini, Mitra Bertani lebih merekomendasikan tipe merunduk, karena berdasar pengalaman petani, cabai tipe merunduk memiliki tonase atau hasil akhir yang lebih tinggi di banding tipe tegak. Selain itu, cabai tahan virus tipe merunduk cenderung lebih cepat memerah di banding tipe tegak atau memiliki umur panen yang lebih cepat. Contoh varietas tahan virus yang sudah pernah Mitra Bertani tanam dan terbukti memuaskan yaitu varietas Absolut 69 dan Angkasa 89. Berikut adalah deskripsi lengkap kedua varietas tersebut yang tertera pada kemasan:

1. Absolut 69

Absolut 69 merupakan varietas cabai tahan virus yang mampu tumbuh di semua dataran, dengan umur panen kisaran 80 – 95 hst. Karakter buah dari varietas ini yaitu memiliki panjang mulai dari 6,3 – 7,1 cm dan diameter buah 1 – 1,2 cm. Berat buah sekitar 2,4 – 2,7 gram. Berikut contoh buah Absolut 69:

2. Angkasa 89

Angkasa 89 merupakan varietas cabai tahan virus yang mampu tumbuh di semua dataran, dengan umur panen kisaran 87 - 90 hst. Karakter buah dari varietas ini yaitu memiliki panjang mulai dari 5,18 – 7,2 cm dan diameter buah 10 – 12 mm. Keunggulan dari varietas Angkasa 69 yaitu memiliki produktifitas tinggi, dengan jumlah buah antara 225 – 259 buah/tanaman. Potensi hasil dari varietas Angkasa 89 yaitu 11,54 – 13,2 ton/ha. Berikut contoh buah Angkasa 89:

“Lahan saya belum endemik virus, apakah bisa pakai benih biasa yang belum tahan virus?” Teruntuk lahan yang belum endemik virus, memang di rekomendasikan benih biasa yang belum tahan virus ya Sobat Mitra Bertani. Menggunakan benih cabai tahan virus di lahan yang steril dari virus sebenarnya tidak memberikan keuntungan signifikan dalam hal perlindungan terhadap penyakit. Justru, ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi, seperti ketergantungan pada varietas tertentu. Penggunaan terus-menerus varietas tahan virus tanpa diversifikasi atau perolingan varietas dapat mengurangi keberagaman genetik dan meningkatkan risiko munculnya strain virus baru yang lebih kuat. Dengan virus yang lebih kuat ini pastinya pengendaliannya pun akan lebih susah dari sebelumnya. Contoh varietas cabai non tahan virus yang bisa Sobat Mitra Bertani coba yaitu Langgeng 58. Langgeng 58 merupakan cabai tipe buah tegak yang cocok di budidayakan di dataran rendah – tinggi, memiliki tipe tanaman yang tinggi dan beringin. Buah yang dihasilakn memiliki panjang antara 4-5 cm dan diameter 1 – 1,6 cm. Salah satu keunggulannya yaitu daya simpan yang tinggi karena kulit buahnya tebal. Berikut contoh buah Langgeng 58:

Memilih varietas cabai yang tepat untuk musim kemarau sangat penting agar tanaman tetap tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang melimpah. Selain itu, penerapan teknik budidaya yang tepat, seperti penggunaan mulsa dan mengatur irigasi, akan semakin meningkatkan hasil panen. Dengan memilih varietas yang sesuai dan menerapkan teknik budidaya yang baik, petani dapat tetap meraih keuntungan meskipun menghadapi tantangan di peralihan musim seperti ini. Demikian artikel ini di buat, selamat mencoba dan semoga berhasil. Jangan lupa saksikan penjelasan lengkapnya di video ini.