Konsultasi

Kata Kunci

Topik

  • Tanya :

    Salam. Apa produk Kover WP bisa diaplikasikan pada tanaman bawang merah?

    Herman - Silalahi

    Jawab :

    Salam sobat Herman. Produk Kover WP bisa digunakan pada tanaman apapun termasuk bawang merah. Tujuannya untuk menetralisir keasaman di permukaan daun terutama setelah hujan malam hari, dimana lapisan asam dari residu air hujan malam hari ini merupakan "pupuk" bagi jamur patogen. Selain itu Kover WP bisa menyaring intensitas sinar UV yang berlebihan penyebab tanaman mudah lemas karena penguapan air sel yang berlebihan di saat cuaca panas.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Bagaimana cara mencegah dan mengendalikan patek pada tanaman cabe?

    Irfan Agawi Utama - Lampung

    Jawab :

    Salam sobat Irfan Agawi Utama. Terima kasih atas pertanyaannya. Kunci dalam pengendalian hama dan penyakit itu adalah terintegrasi antara pencegahan, tindakan kuratif, dan pemulihan kondisi tanaman pasca serangan. Untuk itu silahkan baca artikel kami berikut: Cara Efektif Mencegah dan Mengatasi Antraknosa pada Cabai

    Semoga artikel tersebut bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Salam admin... mau tanya untuk pupuk/nutrisi Kalinet bisa di gunakan untuk tanaman kopi?

    Doni Saputra - Lampung Barat

    Jawab :

    Salam sobat Doni Saputra. Kalinet bisa digunakan untuk semua tanaman yang menghasilkan buah, biji, maupun umbi. Demikian pula untuk tanaman kopi sudah banyak yang menggunakannya dengan hasil yang sesuai harapan.

    Demikian, semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Apa pupuk terbaik untuk tanaman cabe?

    Farid - Magelang

    Jawab :

    Sobat Farid, untuk pemupukan cabai Anda bisa merujuk pada artikel berikut 

    Cabai Rawit 11 Bulan Lebih, Produktivitas Tinggi dan Bebas Pathek atau silahkan pantau chanel Youtube kami berikut : Mitra Bertani TV
    Semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Salam Admin saya sedang mempelajari proses penanaman cabe rawit dari mulai pengolahan tanah sampai penanaman. Yang semua nya masih dlm proses pengumpulan data. Sebelum saya mulai utk melakukan praktek di lapangan ada artikel mengenai pengganti Mulsa dari Plastik dgn Mulsa dr Jerami. pertanyaan disini ..eman saya sedang memproduksi Fiber Matt or carpet dari bahan Palm Fiber yang mana blm byk diketahui di indonesia, tp Fiber Matt or carpet ini sdh ada di Malaysia sebagai penutup area pada tanaman sawit yg masih baru tanam. pertanyaan ,. Apakah Palm Fiber matt ini bisa saya gunakan sebagai pengganti Mulsa plastik dimana tujuan nya adalah mempertahankan kelembapan dari gundukan tanah tersebut.. dan apakah cara ini sdh pernah dilakukan oleh Team Mitra Bertani ..dan bila sdh .apakah hasil nya sangat baik atau kebalikannya .apakah dgn Palm Fiber ini ,.perlu disemprot Fungisida seblm digunakan . Mohon pnadangan dan arahan dari Team Mitra Bertani ini.. Terima kasih

    Lukman Adham - Cianjur

    Jawab :

    Sobat Lukman Adham. Penggunaan mulsa dari bahan organik seperti jerami atau fiber matt punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk jerami baik digunakan untuk tanah yang tidak mudah basah, karena tanah yang basah akan menyebabkan pembusukan jerami dan mengundang mikroorganisme pengurai. Untuk fiber matt keunggulannya tidak mudah terdekomposisi seperti jerami, namun sayangnya masih ada pori-pori serat sehingga tujuan menjaga kelembabamn tanah seperti fungsi mulsa hitam perak tidak terpenuhi. Kalau tujuan untuk mencegah tumbuhnya gulma, memang fiber matt bisa digunakan.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Untuk pemupukan dasar, kira2 apa saja yang harus dilakukan terlebih dahulu.

    Mawardi - Bogor

    Jawab :

    Sobat Mawardi, pemupukan dasar sebaiknya mengikuti rekomendasi setempat berhubung janis tanah tiap daerah berbeda-beda. Namun untuk lebih mudahnya kami bisa merekomandasikan penggunaan pupuk-pupuk yang slow release (lepas lambat) seperti SP36 dan NPK slow release (Phonska), hal ini agar penghematan dapat dilakukan. Untuk pupuk fast release (lepas cepat) seperti NPK mudah larut (Mutiara, Yara dll) dan pupuk-pupuk bentuk kristal diberikan sebagai susulan agar tidak terbuang percuma. Jangan lupa penggunaan pembenah tanah seperti dolomit dan asam humat (Powersoil).

    Semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Bang untuk masa generatif lebih baik pakai pupuk MKP atau NPK grower?

    Darwis - Medan

    Jawab :

    Salam Bang Darwis. Untuk fase generatif diperlukan unsur K dan P yang lebih tinggi. jadi kami sarankan panggunaan MKP. Untuk NPK Grower dipakai pada saan fase vegetatif (pertumbuhan).

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Mohon petunjuk untuk budidaya padi musim kedua, apa saja yang perlu dilakukan, agar panen bisa maksimal?

    Ikhsan - Jember

    Jawab :

    Sobat Ikhsan ,

    Sayangnya Anda tidak menyebutkan komoditas tanaman apa ya? Namun secara umum, untuk penanaman musim ke-2 yang terutama harus disehatkan adalah kondisi tanahnya, karena setelah penanaman ke-1, banyak anion-anion pupuk yang tak terserap tanaman terikat pada partikel tanah dan ini bisa menimbulkan masalah kejenuhan anion, akibatnya pupuk kurang terserap optimal oleh akar. Pembenah tanah yang kami rekomendasikan adalah asam humat POWERSOIL dicampurkan dengan dolomit. Aplikasinya mengikuti petunjuk pada kemasan, cukup ditabur / dikocorkan pada lubang akar sebelum penanaman, atau dicampurkan pupuk kandang (organik). Dengan demikian anion-anion sisa pupuk musim sebelumnya dapat dinetralisir dan dimanfaatkan kembali oleh tanaman musim ke-2.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Salam admin. Saya mau bertanya, Pestisida apa yg dipake untuk cabe supaya panen bisa terus menerus (tidak pake jeda 2 minggu)?

    Willi - Pontianak

    Jawab :

    Sobat Willi,

    Untuk meningkatkan panen tanaman cabai, yang dipakai bukan pestisida melauinkan pupuk daun. Para mitra petani kami selama ini sudah menggunakan aplikasi Morden-Fol dan Kalinet. Banyak pengalaman teman-teman petani yang sudak pernah kami unggah di chanel Youtube kami yang bisa disimak di https://www.youtube.com/channel/UC2upB84OrqaHE5lM0NHhodA

    Semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Bagaimana cara memaksimalkan cara kerja pestisida?

    Tofik - Grobogan

    Jawab :

    Sobat Tofik,

    Efikasi pestisida di negara tropis seperti Indonesia memang selalu terkendala oleh kondisi cuaca, sifat permukaan daun dan hama sasaran, dan lain sebagainya. Untuk meminimalisir kendala tersebut bisa menggunakan produk adjuvan  seperti Loader atau Nozzel. Berikut link yang Anda bisa pelajari :

    https://mitrabertani.com/artikel/detail/Manfaat-Adjuvan-dalam-Aplikasi-Pestisida-Pupuk-Daun
    Demikian, semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Selamat pagi mitra bertani, salam tani, saya ingin bertanya untuk mengatasi buah rontok pada tanaman cabe merah jenis imola dan colombus. Ini baru mulai berbuah cuman buah sering rontok. Mohon solusi. Terima kasih

    Eko sutrisno - Jombang

    Jawab :

    Sobat Eko sutrisno,

    Kerontokan bunga maupun buah bisa terjadi karena beberapa penyebab. Berhubung kami tidak mengetahui kondisi yang melatarbelakangi tanaman sehingga kami hanya memberikan beberapa alternatif jawaban, silahkan disimak di link berikut:
     https://mitrabertani.com/artikel/detail/Inilah-Beberapa-Penyebab-Bunga-Rontok-dan-Cara-Mengatasinya

    Silahkan dipelajari, semoga bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Assalamualaikum admin.... Kover wp bisa melindungi tanaman dari jamur patogen terutama bercak daun, antraknosa, embun tepung, bercak ungu dan karat buah dan lain-lain. Apakah Kover wp bisa melindungi tanaman dari serangan bakteri ? Terutama pada semangka yang dapat meyebabkan pertumbuhan terhenti jika menyerang pucuk tanaman.

    M Yandi Gufron - Banyuwangi

    Jawab :

    Waalaikum salam sobat Yandi Gufron,
    Kover WP bisa digunakan untuk menghambat pencegahan bakteri patogen. Namun pada kasus pertumbuhan yang terhenti pada semangka tersebut kami kira itu karena infeksi virus atau faktor cuaca. Infeksi virus dapat dikenali dengan adanya serangga vektor jenis kiutu daun, tungau, atau thrips. Jika hama2 tersebut tidak ada, maka kemungkinannya adalah faktor cuaca. Bisa diaplikasikan pupuk Morden-fol atau Kalinet yang mengandung unsur P tinggi dikombinasi dengan pupuk mikro Vitaron.
    Selamat berkarya.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Assalamualaikum admin. Mau konsultasi tentang penyakit semangka bagaimana pencegahan dan pemgobatanya. Kendala saya tanam semangka sampai saat ini pada penyakit puret/bungker(jawa), kalau dari serangan kutu-kutuan masih bisa saya kenali dengan baik, baik serangan dari thrips, kutu kebul dan yang lain. kalau puret yang susah saya kenali penyebabnya apakah dari bakteri atau yang lain yang mana ciri cirinya yaitu kalau pagi daun terlihat seperti kena minyak/terlihat mengkilat, kemudian jika di aplikasikan fungisida/bakterisida, daun melepuh mengkerut ke bawah dan terasa sangat kaku begitu juga dengan pupusnya, kemungkinan masih bisa pulih tapi lama tunggu pupus baru itupun tidak senormal tanaman sehat yang lain. Pertanyaan saya sebenarnya puret seperti yang saya jelaskan apa penyebabnya dan bagaimana pencegahannya? Apakah plastik mulsa bekas juga berpengaruh karena mungkin membawa bakteri dan sejenisnya, karena tanaman tetangga saya dengan plastik mulsa yang baru serangannya hanya di bawah 3 %. Terimakasih atas bantuannya

    M Yandi Gufron - Banyuwangi

    Jawab :

    Waalaikum salam sobat Yandi Gufron.

    Berikut jawaban atas pertanyaannya:

    1. Puret atau keriting pucuk yang menyebabkan tanaman tak bisa berkembang selain disebabkan karena virus, bisa juga karena faktor abiotik (non mahluk hidup), contohnya perubahan cuaca yang mencolok. Biasanya terjadi di musim peralihan. Untuk menanggulanginya selain penggunaan insektisida, perlu pupuk daun dengan kandungan P tinggi yaitu Morden-fol atau Kalinet. Unsur P berfungsi untuk meningkatkan energi agar tanaman kuat dalam beradaptasi.

    2. Dalam pengendalian hama dan penyakit, sebaiknya diiringi dengan upaya PEMULIHAN kondisi tanaman, yaitu dengan aplikasi Vitaron yang berfungsi meregenerasi sel-sel tanaman yang telah rusak akibat serangan hama dan penyakit.

    3. Penggunaan plastik mulsa bekas boleh-boleh saja. Asalkan sebelum tanam permukaan mulsa disemprot terlebih dahulu dengan bakterisida dan fungisida. Agar supaya basah merata dapat ditambahkan produk perata dan pembasah (Loader / Nozzel).
    Semoga bisa membantu, dan sukses untuk Anda.
     

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Salam Admin, mau tanya. Kalau untuk penyemprotan tanaman cabe pengaplikasian Vitaron, Morden sama Kalinet dicampur bisa? Ataukah ada efeknya bila dicampurkan? Terimakasih

    Dhanz - Bantul

    Jawab :

    Salam mas Dhanz,
    Aplikasi Vitaron, Morden sama Kalinet dapat dicampurkan dengan syarat tidak dalam kondisi pekatan. Jadi pencampuran harus di air dan langsung diaplikasikan dalam waktu 10 jam. Jika lebih dari itu semua pupuk daun yang dicampurkan apapun merek (tak hanya Vitaron, Mordenfol dan Kalinet) dan jenisnya akan mengalami reaksi kimiawi yang berpotensi mengurangi efektivitasnya. namun kami sarankan di sini untuk Mordenfol dan Kalinet sebaiknya dibedakan fasenya. Mordenfol untuk fase vegetatif sampai menjelang berbunga, sedangkan Kalinet untuk fase Generatif (saat bunga sudah menjadi calon buah). Sedangkan Vitaron bisa diaplikasikan kapanpun terutama untuk memulihkan tanaman setelah serangan penyakit. Semoga jawaban ini bisa membantu.

    Tim Teknis

  • Tanya :

    Salam admin, mau tanya unsur N diserap tanaman dalam bentuk apa? terima kasih.

    Gana - Sleman

    Jawab :

    Salam bertani mas Gana, Unsur N diserap dalam bentuk NO3 (nitrat) dan NH4 (ammonium). Untuk lebih lengkapnya silahkan baca di sini.

    Rindo

AJUKAN PERTANYAAN

*Note : WA dan Email tidak akan dipublikasikan